skip to main |
skip to sidebar
Analisis Faktor-faktor yang Menentukan Konsumen dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Earphone Philips dan Sony
Tampilkan postingan dengan label Artikelku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikelku. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Januari 2016
Kamis, 19 November 2015
Artikel llmiah Hasil Pemikiran
Manajemen
Resiko dalam Dunia Perbankan
ABSTRAK
Tulisan ini memberikan penjelasan tentang
manajemen resiko pada umumnya dan setiap langkah yang harus dilakukan untuk
melaksanakan manajemen resiko. Masalah tentang manajemen resiko sekarang ini
menjadi sangat penting dalam setiap sisi ilmu pengetahuan dan tempat praktiknya.
Sistem perbankan adalah salah satu tempat praktik manajemen resiko yang menjadi
sangat penting dan mempunyai dampak yang baik dalam sistem perbankan yang
sekarang sedang berjalan. Karena itu tulisan ini akan dikaji bagaimana
melaksanakan manajemen resiko secara umumnya.
Kata
Kunci
: Manajemen Resiko, Perbankan
Minggu, 20 September 2015
Tiga Titik Pusat Bonus Demografi Indonesia
![]() |
| Pembangunan infrastruktur yang belum merata |
Saat ini, Indonesia tengah menikmati era bonus
demografi dimana jumlah penduduk usia produktif memiliki proporsi terbesar dibandingkan
jumlah penduduk usia non produktifnya, yaitu mencapai dua per tiga dari total
jumlah penduduk Indonesia.
Berkenaan dengan hal ini, Indonesia kini tengah gencar-gencarnya dalam
mencanangkan gerakan Keluarga Berencana (KB), program kesehatan, pendidikan dan
moralitas, serta pembangunan infrastruktur sehingga dengan demikian dapat
menurunkan angka kelahiran dan angka kematian secara signifikan.
Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Masyarakat
(Menko Kesra) era Presiden Soeharto, Haryono Suyono, menegaskan hal itu, saat
ditemui di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta,
Kamis 25 Juni 2015 silam.
Namun, yang menjadi formulasi permasalahan saat ini adalah dimana bonus
demografi Indonesia itu sendiri hanya terpusat pada tiga wilayah dan tidak
pindah dari DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. "Tiga provinsi ini
(DKI Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Timur) sampai sekarang yang bonus
demografinya terbesar", ujar Haryono di dalam sebuah diskusi di Jakarta.
Baca disini.
Menurutnya, ketiga provinsi tersebut selalu mendapat bonus demografi
terbesar dikarenakan masyarakat produktif yang berada di sekitar sana selalu
aman dan nyaman, ditambah dengan adanya pembangunan infrastruktur yang belum
merata di wilayah asalnya.
"Pembangunan masih terpusat sehingga bonus demografi di tempat-tempat
lain banyak yang pergi ke tiga tempat ini", jelas Haryono. "Menteri
PU itu harus memastikan pembangunan infrastruktur itu benar-benar bisa
memfasilitasi bonus demografi ini jadi mesin penggerak ekonomi nasional",
tambahnya. Baca disini.
Hal ini diperlukan untuk mengimbangkan adanya ketersediaan pusat ekonomi
yang baru sehingga tidak lagi mengandalkan pusat ekonomi yang sudah ada. Bonus
demografi ini sudah sepatutnya harus diimbangi dengan pembangunan pusat-pusat
pertumbuhan eknomi baru dari mulai jalan hingga kawasan industri integrasi, seperti
perumahan dan kawasan industri secara merata sehingga akan merangsang
masyarakat pindah ke daerah manapun.
"Dengan kegiatan ekonomi yang menjanjikan, maka tanpa dipaksa-paksa
untuk pindah, orang juga dengan sendirinya akan pindah", tutur Haryono.
***
Sabtu, 12 September 2015
RSK Daftar Pustaka Skripsi
Analisa Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada Mesin Reaktor R-102 di
PT.XYZ
Ditulis
oleh :
Barito
Sabani Aji
41611110018
Program
Studi Teknik Industri
Tahun
2011
Ringkasan Skripsi
Peningkatan
produktivitas sangatlah penting bagi perusahaan untuk memperoleh keberhasilan pada
proses usahanya. Salah satu contoh peningkatan produktivitas adalah dengan
mengevaluasi fasilitas produksi pada perusahaan. Pada umumnya, penyebab
gangguan produksi dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu faktor manusia,
mesin, dan lingkungan. Faktor terpenting dari kondisi di atas adalah performance mesin produksi yang
digunakan. Implementasi preventive
maintenance di PT. XYZ belum optimal karena mesin-mesin masih sering
mengalami perbaikan corrective
maintenance. Mesin yang mengalami corrective
maintenance harus dimatikan hingga perbaikan selesai. Tindakan ini menyebabkan
peningkatan biaya produksi karena perbaikan dilakukan ketika produksi berjalan
sehingga membuang waktu produktif. Salah satu metode yang digunakan untuk
mengukur keefektivitasan mesin, yaitu dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE).
Dengan diketahuinya nilai OEE, maka perusahaan bisa mengetahui masalah yang ada
dan langkah apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keefektivitasan
dari penggunaan peralatan atau mesin.
Kritik terhadap Penulisan
Daftar Pustaka pada Skripsi
Menurut pemahaman saya, sistematika penulisan
daftar pustaka pada skripsi ini bisa dikatakan cukup baik, namun terdapat
kekurangan pada kesesuaian tata cara penulisan bahasa pada setiap referensi
pustaka yang masih banyak ditemukan belum sesuai dengan standar penulisan
daftar pustaka yang baik dan benar, terkhusus untuk sebuah skripsi. Banyak ditemukannya
kutipan-kutipan pada setiap referensi pustaka yang melebihi batas standar,
dimana setiap referensi pustaka pada daftar pustaka dari manapun memiliki
batasan maksimal 5 (lima) tahun terakhir terhitung dari pembuatan karya tulis
tersebut, terkhusus pada skripsi ini. Selain itu, ada juga beberapa referensi
pustaka yang berasal dari jurnal cetak yang tidak memenuhi standar persyaratan
penulisan yang baik dan benar, dimana ada yang tidak mencantumkan kota jurnal
itu berasal, serta volume atau edisi jurnal tersebut beserta nomor jurnalnya.
Kemudian, masih adanya penulisan gelar pada nama pengarang yang sebenarnya
tidak boleh dicantumkan, begitu juga judul seluruh referensi pustaka masih
terdapat kekurangan karena penulisan judul tidak di garis miring (italic) atau di garis bawahi (underline),
terkhusus pada kata serapan atau bahasa asing, serta masih banyak ditemukannya penempatan
koma (,) dan titik (.) yang tidak sesuai dengan tempatnya.
Saran terhadap
Penulisan Daftar Pustaka pada Skripsi
Menurut saya, sebaiknya sebelum
melakukan penulisan daftar pustaka pada setiap karya tulis, terkhusus pada
skripsi harus membaca atau memahami terlebih dahulu pedoman tata cara penulisan
daftar pustaka yang baik dan benar , baik untuk referensi yang berasal dari buku,
web atau internet, media cetak, jurnal, serta ensiklopedia. Pada saat ini,
pemahaman tata cara penulisan daftar pustaka yang saya paparkan ini berlandaskan
pada Baca disini.
Selain itu, akan menjadi lebih apabila batasan pemakaian atau pengambilan
referensi pustaka tidak melebihi 5 (lima) tahun terakhir terhitung dari pembuatan
karya tulis tersebut, terkhusus pada skripsi.
Referensi Pustaka yang
Tidak Memenuhi Kriteria Penulisan yang Baik dan Benar
Agil Septiyan H dan H. Hari
Supriyanto., 2012. “Pengukuran Nilai Overall Effectiveness (OEE) Sebagai
Pedoman Perbaikan Efektivitas Mesin CNC Cutting”. Jurnal Teknik POMITS Vol. 1,
No 1: 1-6.
Assauri, S. 2008. Manajemen Produksi
dan Operasi, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Binoy Boban and Jenson Joseph E., 2013.
“Enhancing Overall Equipment Effectiveness for a Manufacturing Firm through
Total Productive Maintenance, International Journal of Emerging Technology and
Advanced Engineering Vol. 3 Issue 8.
Dinda Hesti T, Arif Rahman dan Ceria
Farela M.T., 2013. “Analisis Overall Effectiveness Equipment (OEE) dalam meminimalisi
Six Big Losses pada Mesin Produksi Dual Filters DD07, Jurnal Teknik Industri.
Universitas Brawijaya.
Santoso, G. 2010. Manajemen Perawatan
Pabrik. Jakarta: Pustaka Prestasi Publisher.
Referensi Pustaka yang
Sudah Memenuhi Kriteria Penulisan yang Baik dan Benar
Agil Septiyan H dan Hari Supriyanto.
2012. Pengukuran Nilai Overall Effectiveness
(OEE) Sebagai Pedoman Perbaikan Efektivitas Mesin CNC Cutting. Jakarta: Jurnal
Teknik POMITS. Vol. 1, No. 1: 1-6.
Assauri, S. 2008. Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia.
Binoy Boban and Jenson Joseph E. 2013.
Enhancing Overall Equipment Effectiveness
for a Manufacturing Firm through Total Productive Maintenance. London: International
Journal of Emerging Technology and Advanced Engineering. Vol. 3, Issue 8.
Dinda Hesti T, Arif Rahman dan Ceria
Farela. 2013. Analisis Overall Effectiveness
Equipment (OEE) dalam meminimalisi Six Big Losses pada Mesin Produksi Dual
Filters DD07. Malang: Jurnal Teknik
Industri. Universitas Brawijaya. Vol. 2, No. 2: 1-5.
Santoso, G. 2010. Manajemen Perawatan Pabrik. Jakarta: Pustaka Prestasi Publisher.
Referensi Pustaka yang
Melebihi Batasan Tahun
Assauri, S. 2008. Manajemen Produksi
dan Operasi, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Ebeling, Charles E. 1997. An
Introduction to Reliability and Maintainability Engineering. McGraw-Hill
International Edition.
Nakajima, Seiichi. 1988. Introduction
to TPM : Total Productive Maintenance. Nakajima, Seiichi. 1989. TPM Development
Program: Implementing Total Productive Maintenence.
Robert, J. 1997. Total Productive
Maintenance. Departement of Industrial Engineering Technology, Texas.
Santoso, G. 2010. Manajemen Perawatan Pabrik. Jakarta: Pustaka Prestasi Publisher.
***
Sabtu, 05 September 2015
RSK Skripsi 2
Analisis Faktor-faktor yang Menentukan Konsumen dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Earphone Philips dan Sony
Disusun oleh :
Triadi Setiawan
4160401038
Program Studi Teknik Industri
Tahun 2010
Ringkasan
Skripsi ini
membahas perbedaan dan hubungan antara faktor-faktor yang menentukan konsumen
dalam pengambilan keputusan pembelian earphone
Philips dan Sony. Dalam penelitian ini, faktor-faktor yang menentukan konsumen
dalam pengambilan keputusan pembelian earphone
Philips dan Sony terdiri dari : Usia, Pekerjaan, Pendapatan, Keluarga, Peran,
Status Sosial, Produk, Harga, Distribusi, dan Promosi. Penelitian ini dilakukan
dengan menggunakan metode survey dan teknik
pengambilan sampel yang digunakan pada Perposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Koefisien
Kontingensi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : Pertama,
faktor-faktor yang mempunyai perbedaan dan hubungan terhadap keputusan
pembelian earphone Philips dan Sony adalah
harga dan promosi (iklan penjualan); Kedua, faktor-faktor yang tidak mempunyai
perbedaan dan hubungan, yaitu : Usia, Pekerjaan, Pendapatan, Keluarga, Peran, Status
Sosial, Kualitas Produk, dan Lokasi.
Saran
Pemaparan
materi dan sistematika penulisan pada skripsi ini sudah dapat dikatakan cukup
bagus dengan adanya korelasi antara judul dan materi atau isi pembahasan di
dalamnya. Namun, pada pembahasan hasil penelitian pada skripsi ini akan menjadi
lebih baik jika teknik pengumpulan dan pengolahan data, seperti tabel, grafik
atau diagram, serta gambar lebih diperbanyak dan diperjelas kembali.
Kritik
Menurut
pemikiran saya, sebaiknya pembahasan dengan metode survey pada masing-masing faktor lebih diperjelas kembali agar
keakuratan dalam pengujian data lebih dapat dipertanggung jawabkan. Selain itu,
sistematika bahasa pada skripsi ini masih terdapat kekurangan di dalamnya, di
antaranya penulisan masih ditemukan belum sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan
(EYD) atau penggunaan bahasa masih belum sesuai dengan KBBI, serta penulisan dapat
dikatakan belum rapi dalam memaparkan data hasil penelitian pada skripsi ini.
***
RSK Skripsi 1
Peranan MSDM-Seleksi dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja pada PT. Multi Sentosa Pratama
Disusun oleh :
Monteri Imam Kartadi Putra
41606110066
Program Studi Teknik Industri
Tahun 2009
Ringkasan
Skripsi ini
memaparkan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) pada suatu perusahaan
sangatlah penting dalam melaksanakan kegiatan suatu perusahaan. Sehubungan
dengan meningkatnya kebutuhan akan karyawan yang profesional di bidangnya,
suatu perusahaan akan merencanakan pengadaan karyawannya dengan sebaik mungkin.
Langkah pertama yang harus diambil adalah menarik karyawan yang berpotensi
untuk dipekerjakan sesuai pada bidangnya yang sedang dibutuhkan oleh
perusahaan. Dalam hal ini, konsep “the
right man on the right place”
dan “the right man on the
right job” tidak dapat dielakan,
karena kedua hal ini sangat penting dalam upaya pencapaian tujuan
perusahaan. Oleh sebab itu, tujuan
penelitian dari skripsi ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa betapa pentingnya MSDM pada PT. Multi Sentosa
Pratama. Metode penelitian ini adalah
metode pendekatan. Dalam penelitian ini, yang
menjadi subjek penelitian adalah PT. Multi Sentosa Pratama dan objek (variabel) yang diteliti adalah seleksi karyawan
sebagai variabel bebas dan produktivitas kerja karyawan sebagai variabel tidak bebas (terikat).
Saran
Tata cara
pemaparan penulisan sudah dapat dikatakan tersusun cukup rapi, penjelasan
materi sangat berkesinambungan terhadap tujuan dari penelitian yang
dilaksanakan pada skripsi ini. Pemakaian pengumpulan dan pengolahan data dalam
bentuk tabel, grafik atau diagram, serta gambar lainnya sudah cukup memadai.
Namun, akan menjadi lebih baik bila metode penelitian yang digunakan lebih
diperdalam kembali agar tidak terjadi kesalahpahaman antara maksud penulis
terhadap pemikiran pembaca.
Kritik
Menurut pemikiran
saya, hasil penelitian masih terdapat kekurangan berupa kurangnya konsistensi
tujuan dari adanya penelitian tersebut sehingga masih terdapat simpang-siur dalam
memaparkan penelusuran hasil penelitian pada skripsi ini. Selain itu, landasan
teori masih ditemukan di dalamnya beberapa pemaparan yang kurang adanya
keterkaitannya dengan tujuan penelitian sehingga perlu adanya peniadaan
beberapa tulisan, serta penulisan
pada skripsi ini masih ditemukan belum sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
atau penggunaan bahasa masih belum sesuai dengan KBBI.
***
Calender
Followers
Labels
- Artikelku (40)
- Business (1)
- Demography (2)
- Economy (32)
- Education (22)
- Fashion (27)
- Future (4)
- Gadget (2)
- Health (11)
- Industry (14)
- Kajian Lingkunganku (43)
- Karakterku (14)
- Kimiaku (11)
- Lifestyle (13)
- Mind Mapping (1)
- Music (3)
- Repost (1)
- Sayembara Blog (2)
- Success (4)
- Technology (3)
- Update (16)
Blog Archives
Translates
Colleger Windows
Visual Animation
Author
Depapepe - Dreams
Ridho's Blogger. Diberdayakan oleh Blogger.



