Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Desember 2014

Standford dan Warner Music Group Jalin Kemitraan untuk Industri Musik Masa Depan

image
     Standford University dan Warner Music Group sedang berupaya untuk menemukan inovator dan pemimpin berikutnya dalam industri musik. Siswa semester 5 dari semua latar belakang diterima untuk mengajukan lamaran yang dimulai pada 30 Januari 2015 mendatang untuk tugas berbayar dengan Warner Music atau salah satu mitranya dan tugas ini berlangsung 10 minggu dan diadakan musim panas mendatang. Matthew Tiews, Pimpinan Program Seni Standford akan menjadi ketua dalam pemilihan panitia.
     Inisiatif barunya membangun kolaborasi awal antara Standford dan WMG. Pada bulan Febuari lalu, Standford telah meluncurkan  “Creativity: Music to My Ears,” sebuah kursus online terbuka yang besar dan gratis dengan partisipasi dari para artis seperti Nate Ruess dari band Fun, Tegan dan Sara, Josh Groban dan para eksekutif seperti Cameron Strang, ketua dan CEO Warner Bros.
     “Inovatif inisiatif ini membawa bersama kreativitas dan visi kewirausahaan yang luar biasa dari para pemimpin dalam musik, teknologi dan pendidikan untuk menginspirasi dan mendidik generasi pemimpin selanjutnya dalam industri musik,” kata Strang. “WMG bangga menjadi bagian dari program yang penting dalam Standford, yang siswanya telah mengubah dunia dan kami berkomitmen untuk mempengaruhi semua sumber kami dan mampu menciptakan level tertinggi dari keterlibatan dan kesempatan bagi para siswa. Jaman digital saat ini sedang menuju era baru dan para siswa ini akan menuju kearah itu.”
  • Sumber Referensi

***

Rabu, 17 Desember 2014

7 Cara iTunes Mengubah Industri Musik Dunia

image
     11 tahun yang lalu, penjualan dan pendistribusian album musik dalam bentuk CD masih sangat dominan. Dan metode download lagu dan album masih belum marak. Tetapi seiring dengan lahirnya iPod dan iTunes maka industri musik pun juga mulai berubah.
     Banyaknya pengguna iPod yang menggunakan MP3 bajakan dalam iPod mendorong Apple untuk menemukan metode digital dalam  pembelian musik secara resmi. Akhirnya lahirlah iTunes, sebuah software yang didalamnya terdapat daftar lagu-lagu yang bisa dibeli dan diunduh ke dalam iPod. Dan hal itu berhasil merevolusi dunia industri musik dunia sampai hari ini.
Dan berikut adalah 7 cara bagaimana iTunes dapat mengubah industri musik.
  1. iTunes menciptakan toko musik digital pertama yang efektif melawan keras pembajakan.
  2. iTunes + iPod menggubah musik digital menjadi sebuah fashion.
  3. Digital musik menyebar luas dengan kombinasi iTunes dan iPod.
  4. iTunes memberi tempat  artis indie dan label untuk bersaing di level yang sama.
  5. iTunes berhasil menciptakan standard harga untuk mendownload lagu, yaitu 0,99 USD/lagu.
  6. iTunes mengawali lahirnya ekonomi tunggal dalam industri musik, yaitu dengan memberikan layanan untuk mendownload per lagu bukan per album.
  7. Label dan artis indie bisa mendapat bayaran jauh lebih cepat.
  • Sumber Referensi



***

Revolusi Industri Musik dalam Dunia Digital

     Musik, siapa sih yang tidak suka? Setiap orang hampir pasti senang menikmati musik. Mulai dari anak kecil, kalangan muda, dewasa, sampai orang tua senang menikmati alunan musik dari sebuah lagu. Tetapi dengan cara apakah lagu yang dibuat oleh para musisi tersebut tersebar ke seluruh penjuru dunia?
     Seiring berkembangnya zaman, di era modern ini musik telah berkembang pesat. Revolusi industri musik di era modern ini dipicu oleh munculnya teknologi informasi digital yang menghasilkan gadget-gadget seperti iPod dan pemutar lainnya. Perangkat pemutar musik membuat industri musik  mau tidak mau mengubah model bisnisnya agar dapat beradaptasi sehingga mampu terus bersaing. Hal ini sudah terasa dampaknya dengan penurunan secara drastis penjualan CD album sehingga memicu penjualan musik secara satuan melalui situs atau perangkat tertentu seperti i-Tunes.
     Bagaimana i-Tunes berpengaruh terhadap penjualan musik di zaman modern ini?  Pada tanggal 9 Januari 2001 i-Tunes diperkenalkan kepada publik oleh Apple Inc. untuk menonton, mendengarkan, download, menyimpan, mengatur digital audio dan video dengan sistem yang berbeda antara komputer pribadi dengan komputer berbasis produk Apple. Selain itu juga jelas terdapat perbedaan antara negara yang satu dengan negara yang lain  dalam hal konversi setiap mata uang untuk membeli konten i-Tunes.
     Perusahaan Apple memberikan pengaruh yang cukup tinggi di dalam revolusi industri musik sekarang ini dengan perangkat yang telah diluncurkan. Yang mana i-Tunes muncul sebagai salah satu pionir dalam revolusi penjualan musik di dunia.
     Dan i-Tunes ini tidak hanya berguna untuk mengembangkan industri musik dunia, namun juga berguna untuk menambah keuntungan secara materi dari perusahaan Apple tersebut. Di awal tahun 2013, perusahaan Apple mengungkapkan bahwa mereka telah berhasil menjual 25 miliar lagu lewat i-Tunes Store. Revolusi industri musik ini membantu mempermudah kalangan musisi dalam penjualan lagu mereka tanpa harus terjun ke dunia label musik.
     Kemudian keunggulan lainnya dari sisi pengguna adalah menjadi lebih praktis daripada membeli album penuh dalam bentuk CD karena tidak semua pengguna ingin mendengarkan seluruh lagu dari album yang ada.
     Di samping keunggulan terdapat kekurangan utama bagi pengguna i-Tunes yang antara lain adalah pembelian  musik di i-Tunes harus menggunakan kartu kredit, dimana pengguna i-Tunes yang tidak memiliki kartu kredit tidak dapat mendownload lagu-lagu yang diinginkannya.
     Adakah band atau musisi yang mendapat keuntungan dari adanya revolusi musik ini? Ada, band rock dunia yang sudah melegenda – yaitu AC/DC – adalah salah satu band yang menganggap bahwa penghasilan terbesar dari penjualan musik mereka bukanlah dari sebuah CD album, melainkan berasal dari i-Tunes. Padahal, dulunya band AC/DC ini sangat menentang dalam layanan penjualan lagu dalam bentuk digital. Mereka tidak mau lagu karya mereka asal diunduh secara satuan, karena menurut mereka lagu yang telah diciptakan tersebut merupakan sebuah kesatuan dari album yang telah diproduksi oleh mereka. Dan sekarang ini pandangan mereka telah berubah semenjak munculnya i-Tunes.
     Perkembangan ini sungguh mengubah kebiasaan dalam menikmati musik. Meskipun masih ada beberapa kekurangan dari i-Tunes itu sendiri namun dengan hadirnya i-Tunes maka penggemar musik tidak lagi harus membeli satu album lagu utuh melainkan dapat mengunduhnya secara satuan. Selain itu i-Tunes juga dapat berperan sebagai media marketing yang efisien terutama bagi band-band baru.
Penulis: Andrey Vadyla – STIE Prasetiya Mulya
  • Sumber Referensi
http://edafile.com/pre/marketing.co.id/web/duniakampus/wordpress/?p=31968

***