Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2015

Fakta Teknologi Nuklir Indonesia

Dalam tulisan ini akan diungkap fakta-fakta mengenai Teknologi Nuklir di Indonesia.
Berikut adalah penjabarannya :
1. Nuklir adalah bom
Tidak dapat dipungkiri, bahwa pandangan masyarakat Indonesia mengenai nuklir identik dengan bom. Hal ini dapat dijelaskan penyebabnya secara statistik-ilmiah, yaitu masyarakat Indonesia baru mengenal teknologi nuklir pada saat kelas 3 SMA jurusan IPA, di luar dari itu masyarakat Indonesia dikenalkan nuklir dalam pelajaran sejarah Perang Dunia II atau sejarah kemerdekaan Indonesia, dalam bentuk bom atom Hiroshima dan Nagasaki tahun 1945. Terkadang, karena mendekati Ujian Akhir Nasional, pelajaran ini tidak diberikan secara mendetail dan sebatas hanya mengikuti materi ujian saja. Padahal nyatanya, nuklir adalah sebutan dari inti atom, nucleus atau nuclei, yaitu bagian dari atom suatu unsur yang memiliki proton dan neutron yang cenderung berusaha untuk menjadi stabil (pada inti atom tidak stabil). Indonesia menandatangani Non-proliferation Treaty (NPT), yaitu perjanjian tidak membuat senjata nuklir.
1422107344371795360
Gambar 1. Nuklir adalah inti atom
2. Indonesia sebagai perintis di Asia Tenggara
Sebagai salah satu negara perintis gerakan non blok, organisasi PBB ASEAN, Indonesia juga sebagai perintis teknologi nuklir di Asia Tenggara. Pada jaman presiden Soekarno, terjadi ketegangan antara negara Soviet dan negara Barat yang memicu pengembangan teknologi persenjataan menggunakan nuklir di perairan Pasifik. Oleh sebab itu untuk mengawasi efek uji coba senjata yang dilakukan negara besar tersebut, presiden Soekarno pada tahun 1958 membentuk Dewan Tenaga Atom dan Lembaga Tenaga Atom, yang selanjutnya berkembang menjadi Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Hingga sekarang, pelu diketahui bahwa Indonesia sudah memiliki tiga reaktor nuklir, yang semuanya adalah reaktor riset untuk penelitian dan pembuatan radioisotop. Ketiga reaktor tersebut, berada di Serpong - Banten, Bandung - Jawa Barat, dan Yogyakarta - DIY. Hingga sekarang, beberapa negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam, mulai mengembangkan teknologi nuklir.
14221095502024024820
Gambar 2. Indonesia memiliki tiga reaktor nuklir dan instansi pendidikan teknologi nuklir
3. Rencana pembangunan PLTN
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), merupakan salah satu pemanfaatan hasil reaksi nuklir di bidang energi. Di Indonesia, rencana jangka panjang pembangunan PLTN sudah direncanakan sejak jaman presiden Soeharto. Namun dengan berganti-gantinya kepengurusan pemerintahan, proyek tersebut menjadi tersendat-sendat, hingga sekarang sudah 28 tahun sejak rencana awal pembangunan belum juga ada PLTN di Indonesia. Pada awalnya PLTN akan dibangun di Jepara - Jawa Tengah, namun pada tahun 2007 terjadi penolakan besar yang didalangi oleh organisasi masyarakat yang tidak setuju dibangunnya PLTN di kawasan tersebut. Padahal, sebagai dampaknya pembangunan PLTU Jepara malah menuai protes akibat polusi yang ditimbulkannya. Sekarang, pemerintah melakukan studi tapak yang dilakukan di Bangka - Bangka Belitung. Perlu diketahui bahwa, dalam membangun PLTN dibutuhkan minimal 7 tahun untuk mempersiapkan pembangunan.
Gambar 3. Indonesia punya dua PLTN tahun 2024, sumber: news.detik.com
Gambar 3. Indonesia punya dua PLTN tahun 2024, sumber: news.detik.com
4. Takut radiasi
Alasan beberapa orang takut dengan nuklir adalah karena radiasi. Radiasi adalah pancaran energi yang dihasilkan oleh inti atom yang tidak stabil (radiasi hasil peluruhan inti) atau hasil tumbukan elektron pada suatu atom (sinar-x). Padahal kenyataannya sehari-hari, kita berada di lingkungan radiasi dan kita mengkonsumsi radiasi. Terhindar dari radiasi adalah hal yang mustahil di dunia ini, karena radiasi ada di mana-mana. Radiasi terbesar yang kita terima dihasilkan dari radiasi kosmik, yaitu radiasi dari angkasa luar. Radiasi kosmik semakin banyak diterima bila kita berada di daerah ketinggian atau terbang menggunakan pesawat. Radiasi dapat dikatakan bahaya bila dosis yang diterima oleh tubuh melebihi dosis ambang batas aman manusia, namun kurang dari itu tidak ada efek negatif radiasi pada tubuh. Penyebab rasa takut pada manusia terhadap radiasi adalah hal yang wajar, disebabkan oleh: sejarah, trauma masa lalu, kurangnya pengetahuan, atau bahkan karena tidak mau tahu.
142211253912674564131422112562754203399
Gambar 4. Radiasi ada di sekitar kita
5. Penelitian yang bermanfaat dan mendunia
Selain dimanfaatkan sebagai sumber energi, produk dari teknologi nuklir adalah radioisotop. Radioisotop merupakan isotop yang memancarkan radiasi untuk menjadikannya stabil. Radioisotop dibuat untuk dimanfaatkan energi radiasinya untuk berbagai keperluan tergantung pada jenisnya. Pemanfaatan radioisotop antara lain: di bidang kesehatan, pertanian, perternakan, geologi-hidrologi, dan industri. Radioisotop produksi Indonesia, banyak dipakai oleh negara-negara asing seperti Singapura, Malaysia, dan bahkan Amerika. Singapura dan Malaysia, membeli radioisotop untuk keperluan medis, seperti untuk keperluan diagnosis dan penanganan penyakit kanker. Di Amerika, terdapat perusahaan BUMN Indonesia dan merupakan produsen radioisotop terbesar di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, penelitian menggunakan radioisotop sudah membawakan hasil berupa benih padi Sidenuk, benih padi Mira I dan Mira II, benih kedelai unggul, benih inseminasi ternak unggul, suplemen pakan ternak rumenasia, pencarian sumber air tanah, dan lain-lain. Di industri sendiri, banyak menggunakan teknik radiografi untuk keperluan NDT dan pemanfaatan iradiasi untuk meningkatkan kualitas produk. Salah satu berita tentang prestasi BATAN di Asia Tenggara dengan menjadi Laboratorium Penguasaan Teknologi Nuklir, klik
14221144322030131661
Gambar 5. Nuklir untuk kesejahteraan masyarakat
6. Nuklir bagian dari budaya maju
Banyak pandangan negatif terhadap teknologi nuklir. Namun bila ini terus terjadi, kapan Indonesia bisa maju?? Kalau belum mencoba, bagaimana bisa “bisa”.
142211470977695787
Gambar 6. Meme problematika PLTN
Itu adalah fakta-fakta tentang teknologi Nuklir di Indonesia. Semoga dengan adanya artikel ini, dapat membuka pikiran Kompasianer dan masyarakat tentang manfaat teknologi nuklir untuk kesejahteraan masyarakat.

http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2015/01/24/fakta-teknologi-nuklir-indonesia-698306.html

***

Minggu, 21 Desember 2014

Sekarang Nonton Video YouTube bisa Secara Offline


Google baru-baru ini membuat fitur terbaru bagi para penggemar YouTube yakni dengan memungkinkan penontonnya untuk menyaksikan video di YouTube secara offline alias tanpa menggunakan koneksi internet.

Seperti dikutip merdeka.com, tiga negara yang dapat menikmati layanan YouTube secara offline yaitu India, Filipina, dan Indonesia.

Lalu bagaimana bisa menonton video di YouTube tanpa menggunakan koneksi internet? Yaitu dengan cara menyimpan video di sebuah aplikasi dan kemudian bisa ditonton kemudian hari.

Dalam fitur terbaru ini, video di YouTube bakalan muncul ikon download dan para pengguna YouTube bisa mengunduh video tersebut sesuai dengan kualitas yang diinginkan.

Menurut kabar yang beredar, usai fitur itu akan muncul YouTube versi offline yang ditawarkan oleh aplikasi tersebut.

http://www.wowmenariknya.com/2014/12/sekarang-nonton-video-youtube-bisa.html

Jumat, 19 Desember 2014

Aperta, Stand Akustik dengan Desain Unik

image
     IsoAcoustic, perusahaan penjual stand audio untuk sound yang lebih baik, dengan bahagia memperkenalkan Aperta, sebuah stand alumunium stylish standar untuk isolasi akustik dan kinerja monitor studio. Aperta merupakan stand akustik isolasi yang terbuat dari alumunium yang dibentuk dalam desain yang mulus yang dirancang untuk professional studio monitor dan speaker yang berukuran medium.
     Aperta, yang dalam Bahasa Italia berarti “Buka,” menggambarkan desain stand stylish yang membuat open space dan compliment pada sekelilingnya, sebagaimana juga keterbukaan spasial dalam suara dan suara yang jelas dalam musik yang dihasilkan.
     Aperta yang dirancang secara artistik ini merupakan stand isolasi yang memperoleh penghargaan dan Aperta menyediakan sarana yang cost-effective yang dapat meningkatkan kualitas dan transparansi suara dari speaker medium, dengan menggunakan “floating design” yang dipatenkan yang menjadi andalan dari perusahaan ini.
     Fitur dari stand ini memiliki penyesuaian tilt yang unik yang dapat memampukan pengguna untuk terhubung pada sudut tilt yang optimal. Dengan tanda gradasi yang tersedia, memastikan presisi dari penyesuaian sudut. Dengan ukuran seluruhnya, 6,1”(lebar) x 7,5”(dimensi), Stand Aperta menyempurnakan studio monitor ukuran medium dan speaker yang berbeban hingga 35 Ibs.
     “IsoAcoustics berlanjut untuk memperoleh level desain dan performance dalam isolasi,” kata Dave Morrison, CEO dari IsoAcoustic, “Kami sangat senang memperkenalkan Aperta baru yang stylish ke marketplace yang professional.”
     Stand ini dijual dengan harga US$240 di Amerika Serikat. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi www.isoAcoustic.com

  • Sumber Referensi
http://www.compusiciannews.com/Detail/Aperta-Stand-Akustik-Dengan-Desain-Unik-1922

***